tes?


PENGANGGURAN dimana-mana

dari tahun ke tahun jumlah pengangguran mungkin dari mata kasat seorang rika semakin bertambah..

setiap tahunnya sekolah SMA SMK meluluskan siswa nya. bagi yang punya kemampuan dan kemauan untuk lanjut ke universitas monggo.

tapi bagi yg ga lanjut ke bangku kuliah dan lebih memlih dunia kerja ya monggo

belum lagi klo dihitung berapa ribu lulusan universitas yang keluar setiap tahunnya.

nambah lagi angka pengangguran terselubung,

pemerintah berusaha mengurangi pengangguran dengan membuka lapangan kerja selebar-lebarnya baik melalui PNS maupun usaha di sektor swasta.

bnyak pemberitaan mengenai lowongan kerja. ada yg melalui koran, internet, bahkan dari mulut ke mulut.

tapi yang paling efektif dan mujarab bagi masyarakat banjarmasin, terutama saya sendiri sebagai seorang pengangguran yang sedang mencari kerja adalah MEDIA KORAN. yang paling mujarab lagi adalah pake DUIT alias NYOGOK.. ckckck


wokeeeehhh, walaupun sebenarnya teknik ngelamar kerjaan saya sebar sana sebar sini ga jelas. ga ada posisi lowong tetap diantar jg, hehe..

lagi semangaaat 45 euyy.

nah.. ini pengalaman saya.

saya tidak mendapat panggilan dari penyelenggara seleksi pencari kerja (nama dirahasiakan) tapi saya bersama teman sehidup semati saya puzzy-puzzy tetep kekeuh dan muka baja nekat ikut ke sana, hihii..

lha gimana ga muka baja, yg lain pada dapat sms ato panggilan telpon.

kita malah muka tembok. bawa lamaran hari itu. walopun sebelumnya dah masukin lamaran.

tapi syaratnya sihh bisa bawa lamaran saat tes ituuh.

akhirnya bs masuk juga dan ikut tes.

tapi wowww

apa yang terjadi sodara sodara

peminatnya hanya sedikit.

sampe2 beliau agak sedikit emosi dan mungkin jg KECEWA kecewa melihat budaya banjar

kata beliau ko banjarmasin begini.

klo di kota lain kita buka lowongan udah 1000 lamaran yang masuk, tapi ini di banjarmasin

cuma 90 yg masuk trus kita seleksi jadi berkurang sekitar 60 itu juga karena syrat nya tidak memenuhi seperti sudah menikah atopun latar belakang pendidikan..

bedaaaaaaaaaaaaa bgt antusiasme sama kota2 di lain.

saya yg denger jg sedih.

image kota banjarmasin menjadi buruk.

klo lulus tes pun itu dikarenakan jumlah yang daftar sedikit.

walopun saya lulus ketahap berikutnya., tapi di hati kecil saya agak sedikit bersdih apakah saya masuk karena kasian saja. bukan karena kemampuan saya sendiri

tapii yo wess lah.

itu dah rezeki masing2..

Alhamdulillah ternyata usaha keras serta titik peluh keringat yang bercucuran membuahkan durian... LOH...

saya keterima juga di salah satu perbankan di Banjarmasin... sama halnya temen saya si puzzi. dia juga keterimaa.. SESUATU BANGET YAAAHHH...


0 komentar:



Poskan Komentar

urang pintar bekomentar